Pada tahun 1960-an, Era Presiden Sukarno.
Kekuatan militer Indonesia adalah salah satu yang terbesar dan terkuat di dunia. Bahkan pada saat itu, kekuatan Belanda sudah tidak sebanding dengan Indonesia. Hingga membuat Amerika menjadi sangat khawatir dengan perkembangan kekuatan militer kita yang didukung besar-besaran oleh teknologi terbaru Uni Sovyet.
Saat itu pada tahun1960, Belanda masih bercokol di tanah Irian Jaya yang kini lebih dikenal dengan nama Provinsi Papua. Melihat kekuatan Republik Indonesia yang semakin lama semakin hebat, Belanda yang didukung Barat merancang muslihat untuk membentuk negara boneka yang seakan-akan merdeka walaupun ebenarnya masih dibawah kendali pemerintah Belanda.
Presiden Sukarno segera mengambil tindakan ekstrim, dengan tujuan untuk merebut kembali tanah Irian jaya yang sudah sejak lama terkenal dengan hasil tambangnya. Sukarno segera mengeluarkan maklumat “Trikora” di Yogyakarta, yang isinya adalah:


